Talk Show Tanggap Bencana
Thema :
“Efektivitas Pemanfaatan Teknologi Geospasial untuk Penanggulangan Bencana”

1. Pengantar

26 April dijadikan sebagai Hari Kesiapsiagaan Bencana. Tanggal ini dipilih bertepatan memperingati sebelas (11) tahun momen bersejarah kesadaran masyarakat Indonesia tentang tanggal lahirnya Undang-Undang No. 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Mengingat kerentanan, keterpaparan masyarakat dan potensi ancaman baik bencana hidrometeorologi maupun geologi tektonik di Indonesia. Sebagai bagian dari revolusi mental, upaya untuk merubah perilaku masyarakat menuju budaya aman bencana dengan melakukan edukasi publik melalui gerakan kesiapsiagaan dan meningkatkan kemampuan seluruh komponen pemerintahan, organisasi, masyarakat, komunitas, serta khususnya keluarga dan individu itu sendiri.

Menurut data yang dihimpun dalam Data Informasi Bencana Indonesi (DIBI)-BNPB, terlihat bahwa dari lebih dari 1.800 kejadian bencana pada periode tahun 2005 hingga 2015 lebih dari 78% (11.648) kejadian bencana merupakan bencana hidro meteorologi dan hanya sekitar 22% (3.810) merupakan bencana geologi. Kejadian bencana kelompok hidrometeorologi berupa kejadian bencana banjir, gelombang ekstrim, kebakaran lahan dan hutan, kekeringan, dan cuaca esktrim. Sedangkan untuk kelompok bencana geologi yang sering terjadi adalah gempabumi, tsunami, letusan gunungapi, dan tanah longsor. Kecenderungan jumlah kejadian bencana secara total untuk kedua jenis kelompok yang relatif terus meningkat.

Pengaruh perubahan iklim juga ikut memberikan kontribusi dalam peningkatan kejadian bencana hidrometeorologi. Dengan frekuensi kejadian yang banyak, kelompok bencana ini juga memberikan dampak yang sangat besar terutama pada sektor ekonomi dan lingkungan, baik dampak langsung kejadian bencana maupun dampak tidak langsung. Aktivitas manusia juga ikut memperburuk kondisi lingkungan, seperti perambahan hutan untuk perkebunan dan permukiman atau aktivitas pembangunan yang mempengaruhi ekosistem dan ekologi di daerah penyangga.

Dalam upaya menggugah kesadaran dan menciptakan budaya aman di antara masyarakat, Pengurus Pusat IGEGAMA, bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), memfasilitasi Talkshow “Tanggap Bencana” dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana tanggal 26 April.

2. Latar Belakang

Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana tanggal 26 April dan sesuai dengan Mukadimah Anggaran Dasar IGEGAMA yaitu ikut berperan serta membantu pengembangan dunia pendidikan Geografi, dengan dilandasi kesadaran bahwa Almamater telah membekali alumni dengan ilmu pengetahuan dan semangat pengabdian kepada nusa dan bangsa yang sangat berguna bagi perkembangan kehidupan para alumni di masyarakat.

Maka IGEGAMA berkomitmen menjalankan prinsip ’pengaruh positif’ di atas. Sebuah inisiatif pun lahir untuk memberi sumbangsih dan kepedulian terhadap Bencana.

Dan usulan dari acara ini adalah Talk Show setengah hari untuk meningkatkan kesadaran kepada Kementerian/Instansi/Pihak Swasta/Masyarakat dan Pemerintah Daerah tentang bagaimana menanggapi bencana dalam waktu minimum dengan Teknologi dan peralatan yang berkembang saat ini (JAMAN NOW), juga bagaimana berkolaborasi dengan lembaga lain untuk rencana bantuan, upaya penyelamatan, dan dampaknya.

3. Tujuan

Tujuan acara ini adalah:

  • Memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana
  • Meningkatkan kepedulian masyarakat luas tentang Bencana.
  • Untuk menciptakan kesadaran akan Platform Respon Bencana dengan Teknologi terbaru.

Target peserta :
• Pemerintah Daerah
• Kementerian / Lembaga seperti:
o BNPB
o BPBD
o BIG
o Basarnas
o BMKG
o Kemeterian Sosial
o Kementerian Kesehatan
o LAPAN
o Kementerian Riset dan Teknologi
o Kementerian Pekerjaan Umum
o Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal
dan Transmigrasi
o Kemendagri
o Kepolisian Nasional
• Asosiasi
o Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia
o Igegama
o Ikatan Geograf Indonesia
• Pihak Swasta dan Instansi Lainnya,
• Media

Dengan total target peserta 250

4. Jadwal dan Tempat Kegiatan

Kegiatan Talk Show Tanggap Bencana akan dilaksanakan di BNPB Jakarta, pada Hari : Kamis, 19 April 2018
Jam : 08:00 – 14:00
Tempat : Ruang Serbaguna, Gedung Graha BNPB lantai 15,

Jl. Pramuka Kav. 38 Jakarta Timur
Untuk melihat peta / denah lokasi, silahkan klik link di bawah ini : https://goo.gl/maps/m78XvUhQtML2

5. Formulir Pendaftaran TalkShow Tanggap Bencana

https://goo.gl/forms/A2TSMfpcimnkp7d72

RSVP :

  • Wulan : 081219656081
  • Mei : 081973382614

6. Run Down ( Talk Show Half Day )
• Down antara lain :

: Registrasi
: Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
: Key Note Speakers (Kepala BNPB)
: Coffee break
: Talk-Show dengan Nara Sumber dan dipandu Moderator : Closing Ceremony Lunch time
: Esri Indonesia Show Case
: Kunjungan Diorama Bencana & Pusdalops BNPB oleh Sutopo Purwo Nugroho

Narasumber :

  1. Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc, Ph.D, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika
  2. Dr. Nurwadjedi, Deputi Bidang IGT Badan Informasi Geospasial
  3. Dr Achmad Istamar, CEO ESRI Indonesia
  4. Prof. Dr. rer.nat. Muh. Aris Marfa’i, M.Sc, Dekan Fakultas Geografi UGM
  5. Dr. Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Data dan Informasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

Sub Thema Bahasan :

  • Pembangunan Infrastruktur dan bencana.
  • Kerusakan SDA dan lingkungan kaitan bencana.
  • Kemudahan akses cepat dan mudah inderaja untuk bencana.
  • Pengembangan SDM dan Riset Kebencanaan dalam Pengurangan Resiko Bencana
  • Manajemen Bencana

Moderator :
Iwan Samariansyah S.Si, Pemimpin Redaksi Zonalima.com

7. DONASI ACARA

Dikirimkan ke IGEGAMA :
*Nama Rekening : IGEGAMA*
*Nomor Rekening : 0206-01-007136-30-3*

Alamat BRI KCK (Kantor Cabang Khusus) Jl Jendral Sudirman 44-46, Jakarta